Aimem Jorkav's Seach Engine
Sabtu, 10 Juli 2010
Jumat, 09 Juli 2010
EARTH DAY ICON
An Earth Day Icon, Unmasked
The 1970 photograph became an instant environmental classic, but its subject has remained nameless until now
- By Timothy Dumas
- Smithsonian magazine, August 2010
Read more: http://www.smithsonianmag.com/specialsections/40th-anniversary/An-Earth-Day-Icon-Unmasked.html#ixzz0tFhLlp2D
More from Smithsonian.com
On the first Earth Day, April 22, 1970, a mood of boisterous celebration filled the particulate-dense air of New York City. Mayor John V. Lindsay traveled around by electric bus. In a speech at Union Square he asked, “Do we want to live or die?”A crowd of 20,000 packed the square to catch a glimpse of Paul Newman standing on a raised platform. Stretches of Fifth Avenue and 14th Street, closed to automobile traffic, were transformed into pedestrian seas, amid which office workers set down picnic blankets and girls handed out fresh daisies. Activists hauled nets of dead fish through Midtown streets. “You’re next, people!” they cried. “You’re next!”
Out of all the hubbub that beset the nation that day 40 years ago—a day when students buried trash-filled caskets and put a Chevy on trial for polluting the air—one image would capture the spirit with particular efficiency and wit. It’s a black-and-white photograph of a young man wearing a vintage gas mask as he stretched to smell the magnolias. Reproduced instantly and ever since, it came to symbolize the occasion. (This magazine, which made its debut in April 1970, published the picture in its 20th-anniversary issue.)
But the photograph presents a few substantial mysteries. For one, there’s no record of who took it. The credit line reads simply “Associated Press,” and the AP’s files identify the photographer only as a “stringer,” or freelancer. For another, though a few newspapers printed the young man’s name with the picture at the time, he too was soon rendered anonymous.
So who was that masked man?
Now it can be told, or retold: his name, resurrected from a Pace College publication dated 1970, is Peter Hallerman. He was then a sophomore at Pace, commuting to its Lower Manhattan campus from Queens. In all these years, he says, he has never been interviewed about the event in question.
As he recalls, he was one of about 30 Pace students who held what was surely one of the day’s puniest demonstrations. They crossed the street from their campus to a park near City Hall and chanted slogans and waved brooms, some of them daring to make a sweep or two. (Their permit forbade them to actually clean the park.)
At least the collegians had planned for maximum impact: they demonstrated at lunch hour, hoping the City Hall press corps would straggle out to gather a bit of Earth Day color. “We figured we’d at least get noticed,” Hallerman says. “Whether it would be reported on was something else.”
Sure enough, a handful of journalists appeared. In a dramatic flourish, Hallerman strapped on a gas mask that he believes his mother, Edith, had saved from her service with the Red Cross during World War II. (Though gas masks were a common Earth Day accessory, this long-snouted beast looked particularly awful.) The AP photographer posed Hallerman in front of a blossoming magnolia tree, then changed his mind. “Try leaning over and smelling those flowers,” Hallerman recalls the photographer saying. Hallerman bent his six-foot frame over a short fence surrounding the tree so that the mask’s proboscis touched the pink-white blossoms. The photographer snapped his shot, and Hallerman thought nothing more of it.\
WHO IS THE MASKED MAN???
IT'S HIM...
Read more: http://www.smithsonianmag.com/specialsections/40th-anniversary/An-Earth-Day-Icon-Unmasked.html#ixzz0tFhn9vmO
Kamis, 08 Juli 2010
Drag RaceAdu Cepat Mio Vs Evo III Dan GSX-750
10-06-2010 17:Drag RaceAdu Cepat Mio Vs Evo III Dan GSX-750
OTOMOTIFNET - Peristiwa langka ini menyedot perhatian ketika Yamaha Mio bore-up 300 cc berada dalam satu arena dengan sebuah Mitsubishi Evo III di gelaran drag race GT Radial Championship 2010 seri 3 di bandara Juanda lama, Sidoarjo, Jawa Timur (4/6).
Dari dua kali start, Mio besutan Eko Chodok, joki drag skutik asal Semarang berhasil finish lebih cepat dari Andi Hartanto asal Surabaya yang membesut Evo.
Di heat pertama Eko berhasil mencetak waktu 7,568 detik, sementara Andi menoreh waktu 9,079 detik. Di heat kedua, catatan waktu kian menajam, Eko mencetak 7,551 detik dan Andi 8,099 detik.
Sebelumnya, eksibisi inisiatif PT Mitra 2000 ini mengagendakan Mio lawan Evo VIII. Namun mobil dengan catatan rekor 7,5 detik itu mengalami trouble, sehingga diganti besutan milik Andi yang langsung menerima tawaran melawan Mio.
Dari dua kali start, Mio besutan Eko Chodok, joki drag skutik asal Semarang berhasil finish lebih cepat dari Andi Hartanto asal Surabaya yang membesut Evo.
Di heat pertama Eko berhasil mencetak waktu 7,568 detik, sementara Andi menoreh waktu 9,079 detik. Di heat kedua, catatan waktu kian menajam, Eko mencetak 7,551 detik dan Andi 8,099 detik.
Sebelumnya, eksibisi inisiatif PT Mitra 2000 ini mengagendakan Mio lawan Evo VIII. Namun mobil dengan catatan rekor 7,5 detik itu mengalami trouble, sehingga diganti besutan milik Andi yang langsung menerima tawaran melawan Mio.
“Saya senang, anggap saja latihan sebelum lomba,” ucap pemilik Evo 1995 bertenaga 480 dk di keempat rodanya ini.
Kelas penasaran rupanya berlanjut keesokan harinya di lokasi sama ketika digelar TDR YSS Comet Drag Bike 2010. Kali ini Mio besutan Eko melawan Suzuki GSX-750 cc rilisan 2005 yang ditunggangi Opet Reinhard dari Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Surabaya.
Seperti halnya melawan mobil, Mio kembali finish lebih dulu dalam jarak 201 meter. Meski lawannya tak seimbang lantaran baru kali itu Opet ikut drag bike dan mesinnya tak bekerja maksimal, namun torehan waktu Mio bore-up jelas membelalakkan mata. Pasalnya, catatan waktunya jauh lebih tajam; tembus 7,2 detik!
Salut...
Kelas penasaran rupanya berlanjut keesokan harinya di lokasi sama ketika digelar TDR YSS Comet Drag Bike 2010. Kali ini Mio besutan Eko melawan Suzuki GSX-750 cc rilisan 2005 yang ditunggangi Opet Reinhard dari Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Surabaya.
Seperti halnya melawan mobil, Mio kembali finish lebih dulu dalam jarak 201 meter. Meski lawannya tak seimbang lantaran baru kali itu Opet ikut drag bike dan mesinnya tak bekerja maksimal, namun torehan waktu Mio bore-up jelas membelalakkan mata. Pasalnya, catatan waktunya jauh lebih tajam; tembus 7,2 detik!
Salut...
Penulis/Foto: Iday / Iday
Prediksi Belanda Vs Spanyol banyak yang mengatakan 2 : 1
tapi ternyata paul(the tentacles) bertindak lain. diprediksikan oleh paul bahwa spanyol yang akan keluar sebagai juaranya. karena di antara dua kotak (belanda &spanyol) yang diturunkan dari atas akuarium dia lebih memilih
spanyol sebagai juaranya....
*gue sih ngga percaya.
Senin, 28/06/2010 19:04 WIB
Larrionda, Si Wasit Kontroversial
Okdwitya Karina Sari - Piala Dunia
Getty Images
Memimpin laga besar antara dua musuh bebuyutan, Jerman versus Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2010, Larrionda membuat keputusan kontroversial. Ia tidak mengesahkan gol hasil tendangan keras Lampard padahal bola jelas terlihat masuk ke garis gawang Jerman.
Diberitakan AFP, keputusan menganulir gol yang salah ini bukan pertama kalinya dibuat Larrionda. Dia juga membuat keputusan serupa di laga kualifikasi Piala Dunia 2006 antara Brasil dan Kolombia pada 2004 lalu.
Adriano membuat tendangan yang bola membentur mistar gawang dan terlihat jelas sudah masuk ke garis gawang Kolombia. Dan Larrionda tidak mengesahkan gol tersebut.
Sebelum Inggris, Serbia menjadi tim yang lebih dulu dirugikan oleh Larrionda. Kala menghadapi Australia di babak penyisihan Grup D, Larrionda tidak memberikan hukuman penalti kepada Socceroos padahal Tim Cahill melakukan hand ball. Serbia akhirnya kalah di laga tersebut dengan skor 1-2.
"Wasit tidak ingin melihat kejadian itu. Kami tidak mendapat perlakuan yang adil di laga ini," keluh Radomic Antic seusai pertandingan beberapa waktu lalu.
Bukan hanya soal gol, Larrionda juga ternyata pernah membuat kubu Amerika Serikat marah terkait kartu merah. Saat memimpin laga AS kontra Italia di Piala Dunia 2002, Larrionda memberi tiga kartu merah, dua di antaranya untuk pemain AS--insiden yang lantas membuat dia dijuluki 'Red Card Larrionda'.
Tidak cuma di luar negeri, Larrionda pun pernah tertimpa masalah di negerinya. Federasi Sepakbola Uruguay menjatuhkan skorsing selama enam bulan kepada dia karena melakukan sejumlah penyimpangan.
Mungkin untuk ke depannya FIFA harus memperketat seleksi wasit untuk event sebesar Piala Dunia agar merugikan pihak lain. Bagaimana menurut Anda?
(a2s/key)
Goal Kontroversial Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Di setiap Olah Raga pasti ada kejadian-kejadian yang Kontroversial termasuk di ajang Piala Dunia World Cup sekalipun walaupun pertandingan tersebut oleh wasit kaliber dunia dan Gol yang paling spektakuler kontroversial adalah GOAL TANGAN TUHAN oleh DIEGO ARMANDO MARADONA >>
Piala dunia nggak pernah sepi dari terciptanya sejumlah gol edan dan spektakuler. Bahkan diantaranya ada juga yang berbau kontoversi. Dan untuk urusan bikin Gol, nama Maradona menjadi Raja.

1. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs INGGRIS
Di piala dunia meksiko 1986, argentina menjadi kandidat kuat juara, thanks to maradona, semua itu tercapai. Di babak kuarter final melawan inggris, gol kontoversial itu terjadi. Maradona meninju bola dengan tangannya dan sukses mengelabui wasit dan penjaga garis. Protes kiper Peter Shilton dan pemain inggris nggak mengubah keputusan wasit. “Shilton itu tinggi banget. Dia nggak ngeliat apa pun ketika saya meninju bola. Pemain inggris lain yang memberitahu,” jawab maradona 20 tahun sesudah gol kontoversial itu terjadi di Tv argentina. Lucunya pemain Argentina juga nggak ada yang menghampiri maradona untuk merayakan Gol yang terkenal dengan Gol Tangan Tuhan itu. Mereka tahu kalo gol itu nggak sah.

3. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs BELGIA.
Kalo ada yang bilang gol aksi maradona melewati lima pemain inggris dan menggetarkan gawang serta mengecoh Peter Shelton adalah sebuah kebetulan, lebih baik berpikir ulang. Di partai semifinal melawan Belgia di piala dunia yang sama, maradona seperti ingin memberi tahu dunia kalo aksi kemaren bukanlah sebuah kebetulan belaka. Kali ini tiga tekel pemain Belgia sukses di lewati. Sambil juggling dengan kaki kiri, tembakannya mengelabui kiper Belgia Jean-Marie Pfaff.

5. 1970, CARLOS ALBERTO, BRASIL vs ITALIA.
Adakah pemain Brasil yang memiliki tendangan maut jarak jauh??? Carlos Alberto menjadi bukti di piala dunia 1970 meksiko. Selepas menerima umpan dari Pele di sayap kanan, Carlos Alberto menendang bola dari jarak 22,8 meter ke arah gawang Italia. Kiper Enrico Albertosi nggak bisa berbuat apa- apa.

7. 1966, GEOFF HURST, INGGRIS vs JERMAN BARAT.
Inilah gol controversial sepanjang masa. Di partai final inggris bertemu jerman barat. Di babak kedua dengan sisa waktu 15 detik, jerman barat menyamakan kedudukan 2 -2. Di babak perpanjangan waktu itulah gol kontroversi ini terjadi. Tendangan keras Geoff gagal di hadang kiper dan mencium tiang gawang atas. Bola memantul ke bawah. Roger Hunt, pemain inggris yang berada deket bola langsung merayakan gol. Tapi pemain jerman barat protes, tapi wasit Gottfried Dienst (swiss) dan penjaga garis Bakharamov mengesahkan gol tersebut. Unggul 3 -2, supporter inggris merasa udah jadi juara. Di babak akhir, Geoff Hurst kembali mencetak gol. Tapi saat itu lapangan telah di invasi penonton yang nggak sabar merayakan kemenangan inggris. Inggris unggul 4- 2 dengan 2 gol controversial.
Piala dunia nggak pernah sepi dari terciptanya sejumlah gol edan dan spektakuler. Bahkan diantaranya ada juga yang berbau kontoversi. Dan untuk urusan bikin Gol, nama Maradona menjadi Raja.
1. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs INGGRIS
Di piala dunia meksiko 1986, argentina menjadi kandidat kuat juara, thanks to maradona, semua itu tercapai. Di babak kuarter final melawan inggris, gol kontoversial itu terjadi. Maradona meninju bola dengan tangannya dan sukses mengelabui wasit dan penjaga garis. Protes kiper Peter Shilton dan pemain inggris nggak mengubah keputusan wasit. “Shilton itu tinggi banget. Dia nggak ngeliat apa pun ketika saya meninju bola. Pemain inggris lain yang memberitahu,” jawab maradona 20 tahun sesudah gol kontoversial itu terjadi di Tv argentina. Lucunya pemain Argentina juga nggak ada yang menghampiri maradona untuk merayakan Gol yang terkenal dengan Gol Tangan Tuhan itu. Mereka tahu kalo gol itu nggak sah.
2. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs INGGRIS.
Usai mencetak gol controversial, maradona melakukan keajaiban yang sukses bikin orang lupa akan kelicikannya di gol pertama. Empat menit setelah gol tangan tuhan, si bogel nan lincah itu meliuk- liuk di lapangan tengah. Sendirian, maradona melewati lima pemain inggris dengan begitu mudah. Pemain belakang inggris seperti orang bodoh dan nggak mampu melakukan apapun, Peter Shilton di kibuli untuk kedua kalinya. Gol ini menjadi gol paling klasik dalam sejarah sepak bola piala dunia.
Usai mencetak gol controversial, maradona melakukan keajaiban yang sukses bikin orang lupa akan kelicikannya di gol pertama. Empat menit setelah gol tangan tuhan, si bogel nan lincah itu meliuk- liuk di lapangan tengah. Sendirian, maradona melewati lima pemain inggris dengan begitu mudah. Pemain belakang inggris seperti orang bodoh dan nggak mampu melakukan apapun, Peter Shilton di kibuli untuk kedua kalinya. Gol ini menjadi gol paling klasik dalam sejarah sepak bola piala dunia.
3. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs BELGIA.
Kalo ada yang bilang gol aksi maradona melewati lima pemain inggris dan menggetarkan gawang serta mengecoh Peter Shelton adalah sebuah kebetulan, lebih baik berpikir ulang. Di partai semifinal melawan Belgia di piala dunia yang sama, maradona seperti ingin memberi tahu dunia kalo aksi kemaren bukanlah sebuah kebetulan belaka. Kali ini tiga tekel pemain Belgia sukses di lewati. Sambil juggling dengan kaki kiri, tembakannya mengelabui kiper Belgia Jean-Marie Pfaff.
4. 1998, MICHAEL OWEN, INGGRIS vs ARGENTINA.
Bicara soal gol spektakuler??? Nama Michael owen harus kita sebut. Pada piala dunia 1998, ia masih dianggap sebagai anak kecil. Tapi owen membuktikan bahwa kakinya memang ajaib. Dan nggak ada partai lebih penting ketimbang Inggris vs Argentina. Tim tango dibuat gugup oleh aksinya di partai putaran kedua. Kekhawatiran itu terbukti benar adanya. Selepas menerima umpan dari David Beckham di garis tengah, owen melesat bagaikan mobil ber-Turbo boost. Owen ngebut kearah Carlos Roa, kiper Argentina. Bek
argentina yang terkenal garang di buat bagaikan sapi ompong. Mereka Cuma sukses menggiring owen agak ke kanan. Setelah itu kaki kanannya menggetarkan gawang argentina dan menjadi gol indah piala dunia 1998.
Bicara soal gol spektakuler??? Nama Michael owen harus kita sebut. Pada piala dunia 1998, ia masih dianggap sebagai anak kecil. Tapi owen membuktikan bahwa kakinya memang ajaib. Dan nggak ada partai lebih penting ketimbang Inggris vs Argentina. Tim tango dibuat gugup oleh aksinya di partai putaran kedua. Kekhawatiran itu terbukti benar adanya. Selepas menerima umpan dari David Beckham di garis tengah, owen melesat bagaikan mobil ber-Turbo boost. Owen ngebut kearah Carlos Roa, kiper Argentina. Bek
argentina yang terkenal garang di buat bagaikan sapi ompong. Mereka Cuma sukses menggiring owen agak ke kanan. Setelah itu kaki kanannya menggetarkan gawang argentina dan menjadi gol indah piala dunia 1998.
5. 1970, CARLOS ALBERTO, BRASIL vs ITALIA.
Adakah pemain Brasil yang memiliki tendangan maut jarak jauh??? Carlos Alberto menjadi bukti di piala dunia 1970 meksiko. Selepas menerima umpan dari Pele di sayap kanan, Carlos Alberto menendang bola dari jarak 22,8 meter ke arah gawang Italia. Kiper Enrico Albertosi nggak bisa berbuat apa- apa.
6. 1990, ROBERTO BAGGIO, ITALIA vs REP. CEKO.
Piala dunia 1990 italia menjadi saksi kehebatannya. Saat melawan ceko, baggio ngasih unjuk gimana cara bikin gol indah. Umpan Salvatore ‘Toto’ Schillaci di teruskan dengan dribel yang mengecoh dua bek Ceko. Ia kemudian solo Run ke kotak penalty dari sisi kanan sebelum akhirnya mengecoh kiper Jan Stejskal. Fantastik!.
Piala dunia 1990 italia menjadi saksi kehebatannya. Saat melawan ceko, baggio ngasih unjuk gimana cara bikin gol indah. Umpan Salvatore ‘Toto’ Schillaci di teruskan dengan dribel yang mengecoh dua bek Ceko. Ia kemudian solo Run ke kotak penalty dari sisi kanan sebelum akhirnya mengecoh kiper Jan Stejskal. Fantastik!.
7. 1966, GEOFF HURST, INGGRIS vs JERMAN BARAT.
Inilah gol controversial sepanjang masa. Di partai final inggris bertemu jerman barat. Di babak kedua dengan sisa waktu 15 detik, jerman barat menyamakan kedudukan 2 -2. Di babak perpanjangan waktu itulah gol kontroversi ini terjadi. Tendangan keras Geoff gagal di hadang kiper dan mencium tiang gawang atas. Bola memantul ke bawah. Roger Hunt, pemain inggris yang berada deket bola langsung merayakan gol. Tapi pemain jerman barat protes, tapi wasit Gottfried Dienst (swiss) dan penjaga garis Bakharamov mengesahkan gol tersebut. Unggul 3 -2, supporter inggris merasa udah jadi juara. Di babak akhir, Geoff Hurst kembali mencetak gol. Tapi saat itu lapangan telah di invasi penonton yang nggak sabar merayakan kemenangan inggris. Inggris unggul 4- 2 dengan 2 gol controversial.
Selasa, 06/07/2010 08:27 WIB
Analogi Binatang dengan Manusia Tunjukkan Rendahnya Keadaban Publik
Laurencius Simanjuntak - detikNews

Jakarta - Analogi binatang yang belakangan kerap dipakai oleh para elite dalam menggambarkan realitas kehidupan manusia menunjukkan rendahnya keadaban publik. Tidak adanya pilihan kosa kata lain yang lebih murni dan agung, menunjukkan apresiasi terhadap kemanusiaan semakin rendah.
"Ini menghancurkan keadaban yang dimiliki," kata sastrawan Radhar Panca Dahana saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/7/2010).
Sutradara lakon 'Republik Reptil' ini mengatakan, sebagai bangsa yang berbudaya dan kaya akan literatur bahasa yang indah, seharusnya para elite tidak menggunakan analogi binatang-binatang yang melambangkan kelicikan dan kebusukan.
"Mereka tidak terbiasa punya literatur bahasa yang indah, seperti pejabat luar sering menggunakan Shakespeare, kenapa kita tidak menggunakan kata-kata yang berbudaya dari Sutan Takdir dan Rendra," kata dia.
"Kebudayaan itulah yang seharusnya membuat kita kaya," kata dia.
Radhar menilai penggunaan nama-nama binatang cicak, buaya, babi, tikus juga menunjukkan keterpurukan mental dan psikologis suatu bangsa. Sebab, binatang-binatang itu bukan bintang yang dalam fabel bukan mewakili
derajat kemuliaan.
(lrn/nrl)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Analogi Binatang dengan Manusia Tunjukkan Rendahnya Keadaban Publik
Laurencius Simanjuntak - detikNews
"Ini menghancurkan keadaban yang dimiliki," kata sastrawan Radhar Panca Dahana saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/7/2010).
Sutradara lakon 'Republik Reptil' ini mengatakan, sebagai bangsa yang berbudaya dan kaya akan literatur bahasa yang indah, seharusnya para elite tidak menggunakan analogi binatang-binatang yang melambangkan kelicikan dan kebusukan.
"Mereka tidak terbiasa punya literatur bahasa yang indah, seperti pejabat luar sering menggunakan Shakespeare, kenapa kita tidak menggunakan kata-kata yang berbudaya dari Sutan Takdir dan Rendra," kata dia.
"Kebudayaan itulah yang seharusnya membuat kita kaya," kata dia.
Radhar menilai penggunaan nama-nama binatang cicak, buaya, babi, tikus juga menunjukkan keterpurukan mental dan psikologis suatu bangsa. Sebab, binatang-binatang itu bukan bintang yang dalam fabel bukan mewakili
derajat kemuliaan.
(lrn/nrl)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Langganan:
Postingan (Atom)